Senin, 27 Desember 2010

APAKAH PARA NABI TERDAHULU MENGERJAKAN SHOLAT.??

Sejauh ini, berbagai
literatur sejarah Islam,
tidak ditemukan satupun
penjelasan yang
menyebutkan bahwa (Isa
Al Maseh) pernah
melakukan sujud (sholat)
kepada Allah SWT.
Barangkali peristiwa itu
ada, namun informasi itu
belum sampai ke saya
dan mungkin juga anda?
Yang jelas, adalah Isa Al
Maseh. Salah satu Nabi
yang termasuk sebagai
ulul azmi, sebagai mana
Nabi Nuh, Nabi Ibrahim,
Nabi Musa dan
Muhammad SAW. Kelima
Nabi tersebut memiliki
pengaruh dalam sejarah
pembentukan peradaban
ummat manusia.
Lebih jauh, di dalam
riwayat yang bersumber
dari Ahlul Bait as,
disebutkan bahwa Allah
SWT telah mengutus
sebanyak 124.000 Nabi.
Mulai dari Nabi Adam As
hingga Nabi Muhammad
SAW. Angka ini
terkonfirmasi melalui
penyebutan nama-nama
yang termuat dalam
berbagai kitab agama
Samawi: Al Qur ’an, Injil,
Zabur, Taurat dan
lainnya.
Selain itu, referensi Ahlul
Bait As, menjelaskan
sebagian dari ribuan Nabi
dimaksud, sekitar 313
Nabi mencapai derajat
ar-risalah (kerasulan).
Sementara sisanya
menempati posisi sebagai
Nabi dalam pengertian
memiliki sifat: an-nadzir
atau al-mundzir (pemberi
ancaman), al-basyir atau
al-mubasysyir (pemberi
harapan). Dan mereka
termasuk as-shalihin
(orang-orang soleh) dan
al-mukhlashin (orang-
orang yang dituluskan
oleh Allah)… baca
Lebih khusus tentang
“ Nabi isa” atau terkenal
dalam oleh Al Qur’an
dengan penyebutan Isa
ibnu Maryam, memiliki
keistimewaan tersendiri.
Namanya disebutkan
sebanyak kurang lebih 25
kali, dan Ia mendapat
gelar dari Allah dengan
julukan Ruh Allah (roh
kudus). Sebuah gelar
yang menjelaskan
tentang peristiwa
pengangkatannya
sebagai utusan Allah,
akibat dari penolakan
dan upaya pembunuhan
atas dirinya yang
dilakukan oleh Bani Israil.
Kewajiban puasa bukan
hanya diberikan kepada
Ummat Nabi Muhammad
Saw saja tapi dari ummat
sebelum dibangkitkannya
Nabi Muhammad Saw pun
sudah ada perintah
berpuasa seperti Firman
Allah Swt mengatakan :
Hai orang-orang yang
beriman, diwajibkan atas
kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan
atas orang-orang
sebelum kamu agar kamu
bertakwa ( Al Baqarah
183 ).
15 September jam 16:08 ·
Suka · Hapus
Missy Elle satu gy
pa'ustad..
bgmna mereka
melakukan ibadah'y?
sedangka solat saja
mereka belum tahu..
apakah kitab suci
sebelum alQuranul karim
berbahasa arab??
terima kasih p'ustad atas
p'cerahan'y..
15 September jam 22:06 ·
Suka · Hapus
Tanya Jawab Masalah
Islam Taurat (Torah)
Taurat adalah tulisan
berbahasa Ibrani,
berisikan syariat (hukum)
dan kepercayaan yang
benar dan diturunkan
melalui Musa. Isi pokok
Taurat adalah 10 firman
Allah bagi bangsa Israel.
Selain itu, Taurat
berisikan tentang sejarah
nabi-nabi terdahulu
hingga Musa dan
kumpulan hukum.
“ (Tuhan Allah) telah
menurunkan kitab
kepadamu dengan
sebenarnya;
membenarkan kitab yang
terdahulu dari padanya,
lagi menurunkan Taurat
dan Injil. ”—(Ali Imran: 3)
[sunting] Zabur (Mazmur)
Zabur berisi mazmur
(nyanyian pujian bagi
Allah) yang dibawakan
melalui Daud yang
berbahasa Qibti. Kitab ini
tidak mengandung
syariat, karena Daud
diperintahkan untuk
meneruskan syariat yang
telah dibawa oleh Musa.
“ Dan kami telah
memberi kitab zabur
kepada Nabi Dawud. ”
—(An-Nisa; 163)
Injil pertama kali ditulis
menggunakan bahasa
Suryani melalui murid-
murid Isa untuk bangsa
Israel sebagai penggenap
ajaran Musa. Kata Injil
sendiri berasal dari
bahasa Yunani yaitu
euangelion yang berarti
"kabar gembira". Injil-
injil tidak mempunyai
pembahasan sistematis
mengenai satu tema atau
tema-tema tertentu,[3]
meskipun di dalamnya
banyak membahas hal
kerajaan Surga. Injil yang
ada saat ini mengandung
firman Allah dan riwayat
Isa, yang semuanya ditulis
oleh generasi setelah Isa.
“ Dan Kami iringkan jejak
mereka (nabi nabi Bani
Israil) dengan 'Isa putera
Maryam, membenarkan
Kitab yang sebelumnya,
yaitu: Taurat. Dan Kami
telah memberikan
kepadanya Kitab Injil
sedang didalamnya (ada)
petunjuk dan dan cahaya
(yang menerangi), dan
membenarkan kitab yang
sebelumnya, yaitu Kitab
Taurat. Dan menjadi
petunjuk serta
pengajaran untuk orang-
orang yang bertakwa.
”( Al-Maa`idah 5:46)
Al-Qur`an merupakan
kumpulan firman yang
diberikan Allah sebagai
satu kesatuan kitab
sebagai pedoman hidup
bagi seluruh umat
muslim. Menurut syariat
Islam, kitab ini
dinyatakan sebagai kitab
yang tidak ada keraguan
di dalamnya, selalu
terjaga dari kesalahan,
dan merupakan tuntunan
membentuk ketaqwaan
manusia.
“ Pada bulan Ramadhan
yang didalamnya
diturunkan Al-Qur’an
sebagai petunjuk bagi
manusia. ”—(Al-Baqarah:
185)
Tampilan Al-Qur`an
dianggap unik, karena
berupa prosa berirama,
puisi epik, dan simfoni
dalam keterpaduan teks
yang indah. Isi Al-Qur`an
juga dianggap unik,
berupa paduan filsafat
semesta, catatan sejarah,
peringatan-peringatan
dan hiburan, dasar-dasar
hukum, serta doa-doa.
Bagi umat Islam, tidak
disyariatkan untuk
mempelajari isi Taurat,
Zabur, dan Injil yang ada
saat ini, karena menurut
ajaran Islam, dianggap
telah mengandung
berbagai tafsiran yang
tidak benar[4] dan
karena isi kesemua kitab
yang masih diperlukan,
telah dimasukkan ke
dalam kitab Al-Qur`an.
Namun tidak diperlukan
juga upaya untuk
menyerang atau
menyalah-nyalahkan isi
Taurat, Zabur, atau Injil,
karena terdapat ayat-
ayat Allah di dalamnya.
[sunting] Semua kitab
turun pada bulan
Ramadhan
Menurut sumber
berdasarkan hadits
shahih dari Imam Ahmad,
kesemua kitab-kitab suci
tersebut turun pada
bulan Ramadhan, shuhuf
Ibrahim turun pada awal
malam pertama bulan
Ramadhan, Taurat turun
pada hari keenam bulan
Ramadhan dan Injil pada
hari ketiga belas dari
Ramadhan.[5] Al-Qur’an
diturunkan pada bulan
Ramadhan berdasarkan
pada salah satu surah
didalam Al Qur'an yang
berbunyi,
“ Bulan Ramadhan yang
diturunkan di dalamnya
Al-Qur ’an, sebagai
petunjuk bagi manusia
dan penjelasan atas
petunjuk itu, serta
pemisah antara haq dan
batil. ”(Al Baqarah 2:185)
Ibnu Katsir mengatakan
bahwa Allah menyanjung
bulan Ramadhan diatas
bulan-bulan yang lain,
yaitu dengan memilihnya
sebagai bulan dimana
kesemua kitab-kitab suci
diturunkan di dalamnya.
16 September jam 3:25 ·
Suka · Hapus
Missy Elle satu lg
p'ustad..
apakah dr kesemua kitab
sblm alqur'an tsb msh ada
yg asli'y??
16 September jam 10:23 ·
Suka · Hapus
Tanya Jawab Masalah
Islam Kitab diturunkan
pada Nabi Isa a.s dalam
bahasa Yahudi Kuno
(Ibrani)
Kitab pertama yang asli
telah dimusnahkan oleh
Paulus dari pihak Gereja
Pauline pada 325 M.
Semua naskah Injil yang
bertentangan dengan Injil
resmi kerajaan Romawi
saat itu dibakar. Siapa
saja yang memiliki
salinan naskah asli
dihukum mati.Kitab Injil
tertua saat ini ada dalam
bahasa Yunani Kuno,
bukan Yahudi kuno
(Ibrani).Inilah yang
menyebabkan kitab
tersebut mengandung
banyak pertentangan dan
perbedaan yang serius
dan nyata. Pengumpul-
pengumpul kitab tersebut
juga tidak hidup semasa
zaman Nabi Isa atau
tatkala Nabi Isa masih
hidup. Kebanyakan
mereka lahir selepas
20-40 tahun setelah
peristiwa pengangkatan
nabi isa..
Kitab Perjanjian Baru ini
baru ada semasa
persidangan Nicea pada
tahun 325 M di mana
semua ketua gereja
berkumpul untuk
menentukan kembali isi
kitab Injil.
Sejumlah 27 risalah saja
dari sekian banyak
risalah ditentukan
sebagai yang betul,
setelah itu 27 risalah ini
dijilidkan menjadi kitab
Perjanjian Baru.
Injil Matius
Nama Injil Matius diambil
dari nama pendeta
Matius dari gereja
Alexandria Mesir dalam
bahasa Hebrew.
Matius dipercayai
sebagai orang pertama
yang menghasilkan
risalah kandungan
sejarah.
Hasil karangan Matius ini
dikarang 20--27 tahun
setelah Nabi Isa tiada.
Bahkan kitab asli
karangan Matius sendiri
telah hilang, ini diakui
sendiri oleh umat
Kristian.
Setelah itu injil dalam
Bahasa Yunani dijumpai,
dan dikatakan sebagai
Injil karangan Matius.
Banyak tokoh Kristian
menolak pendapat bahwa
Injil ini merupakan
karangan Matius, tetapi
sebaliknya merupakan
karangan gurunya,
Petrus.
Injil Lukas
Injil Lukas diambil dari
nama pendeta Lukas dari
tahun 25--30 M.
Lukas juga tidak pernah
bertemu Nabi Isa.
Banyak tokoh Kristian
sendiri mengakui bahwa
Injil karangan Lukas
merupakan fakta palsu
yang bukan merupakan
ajaran Nabi Isa.
SebenarnyaLukas
mengarang injil ini
disebabkan tekanan
gereja waktu itu.Begitu
juga dengan Markus dan
Yahya. kesemuanya tidak
pernah hidup sezaman
dengan Nabi Isa.
Injil Yahya
Kitab Injil Yahya diambil
dari nama pendeta Yahya
atau lebih dikenal
sebagai Yohanes. Beliau
merupakan putera
saudara perempuan
Maryam yaitu ibu Nabi
Isa. Yahya mengarang
injilnya dalam bahasa
Yunani antara tahun
45--65 M.
Banyak pendeta
meragukan kandungan
Injil Yohanes ini.
Bahkan Encyclopedia
Britanica menegaskan
bahwa Injil yahya tidak
syak lagi di karang oleh
seorang mahasiswa
Institusi Iskandariah dan
bukannya karangan
Yahya.
Menurut perkiraan para
ahli sejarah, kitab Injil
yang masih asli belum
diikuti campur tangan
para pendeta, masih ada
hingga 325 M.
Setelah tahun 325 M,
kitab ini mulai dinodai
oleh Raja Konstantin Rom
pada Persidangan Nicea.
Karena semasa
persidangan ini terdapat
perdebatan dan
pertentangan pendapat
mengenai ketuhanan dan
kenabian Isa, perdebatan
dalam ajaran pokok,
akidahnya.
Satu pendapat (Golongan
Arius) mengatakan
bahwa Nabi Isa hanyalah
seorang manusia dan
Nabi yang membawa
ajaran agama dari Tuhan.
Satu pihak lagi
mengatakan bahwa Nabi
Isa ialah "anak Tuhan".
Dalam persidangan
Nicea, beberapa Doktrin
diperkenalkan,
diantaranya Doktrin
Trinitas dan Doktrin
Penebusan Dosa. Konsep
Trinitas sebenarnya telah
direka oleh Athanasius,
seorang pegawai Gereja
Mesir dari Iskandariah,
diterima oleh Majelis
Nicaea pada 325 M.
Konsep Trinity [KeEsaan
Tiga] ini serupa filsafat
Plato, kepercayaan
Yunani,Neo "Platonisme"
yang mempercayai "Tiga
Kekuatan".
Doktrin trinitas tertulari
kepercayaan Yunani kuno
ini. Trinity yang di
pelopori oleh Paulus
merupakan ajaran agama
Yunani- Romawi, yaitu
kerajaan yang berkuasa
di Rom pada masa itu.
Jadi paham trinitas dari
Katolik Roma atau pun
aliran kristen yang lain
jelas merupakan hasil
proses masuknya ajaran
lain dalam ajaran Isa, dan
bukannya ajaran asli Nabi
Isa sendiri
Mulai tahun 1582 di
Rheims, Bible
diterjemahkan dari
bahasa Latin berdasarkan
Bible Versi Tyndale. (Yang
digunakan Gereja Katolik
Rom) juga dikenali
sebagai Roman Katolik
Version. Ini merupakan
versi bible yang tertua
yang dikenal.
Versi penulisan ulang ini
kini dinamakan King
James Version (KJV) yaitu
dengan tidak
memasukkan 7 buku kecil
(bab). Versi ini
selanjutnya dirilis ulang
pada tahun 1881 dan
diperbaharui pada tahun
1952 dan 1971. kedua
Versi terakhir ini
dinamakan Revised
Standard Version (RSV).
Collin yaitu percetakan
yang mengeluarkan
Revised Standard Version
( RSV ) melaporkan
bahwa :
"Meskipun begitu, Versi
Raja James memiliki
cacatan-cacat yang
serius, dan cacat ini ada
terlalu banyak dan
terlalu serius sehingga
satu penulisan ulang
masih benar-benar
diperlukan."
Umat Kristian sendiri ada
yang secara jujur dan arif
mengakui bahwa Injil
telah dinodai oleh tangan
mereka sendiri.
16 September jam 14:51 ·
Suka · Hapus
Tanya Jawab Masalah
Islam Taurat adalah kitab
yang diturunkan Allah
SWT kepada Nabi Musa
as. khusus bagi Bani Israil.
Dalam al-Qur ’an kita
mengetahui jika
kemudian bangsa ini lebih
condong kepada Samiri
dengan patung sapi
betina buatannya
ketimbang kepada Musa
a.s. Walau Musa a.s. telah
menolong mereka dari
kejaran Firaun dengan
balatentaranya, namun
Bani Israil tetap saja
mendurhakai Allah SWT.
Dari banyak buku sejarah
tentang Yahudi atau Bani
Israil, disebutkan jika
para tetua mereka, para
Rabbi Yahudi, telah
merusak dan bahkan
membuang Taurat dan
menggantikannya dengan
kitab Talmud yang
dikatakannya sebagai
perintah Tuhan Yahweh
yang tidak sempat
dicatat oleh Musa a.s.
Padahal Talmud
merupakan cerita-cerita
kosong, berbagai
kedustaan, dan hal-hal
yang sama sekali jauh
dari nilai-nilai kesucian,
bahkan mengandung
banyak pemujaan
terhadap ajaran iblis.
Sebab itu, para peneliti
Talmud, di antaranya
Prof. Ahmad Syarqawy
dari Mesir, menegaskan
jika Talmud merupakan
kitab hitam alias kitab
yang berasal dari ajaran
Lucifer, Sang Pengeran
Kegelapan.
Kitab Talmud merupakan
kitab iblis yang menjadi
cikal bakal keyakinan
Zionisme yang sangat
rasialis. Kitab ini sampai
sekarang menjadi buku
yang paling disucikan
oleh kaum Zionis-Yahudi.
Dalam peperangan
melawan Hizbullah tahun
2006, foto-foto para
tentara Israel yang
membaca Talmud
sembari menembakkan
meriam tersebar ke
mana-mana.
Sekarang, masih adakah
orang-orang Yahudi yang
masih memegang erat
Taurat sebagaimana
Taurat asli yang diterima
Nabi Musa a.s. dari Allah
SWT? Jawaban pastinya
sangat sulit. Karena
dewasa ini tidak ada satu
pun otoritas sejarawan
yang bisa menunjukkan
mana Taurat yang asli
dan mana Taurat yang
isinya sudah dirusak di
sana-sini oleh para Rabbi
Yahudi. Allah SWT sendiri
telah menjamin hanya
kitab suci al-Qur ’an yang
keasliannya dijaga hingga
akhir zaman. Hal ini
berarti kitab-kitab
lainnya sama sekali tidak
bisa dipastikan asli atau
tidak.
Terhadap Talmud dan
Zionisme, di Amerika dan
Inggris, juga di beberapa
negara Eropa, terdapat
komunitas Yahudi Neturei
Karta yang mengklaim
sebagai orang-orang
Yahudi yang masih
memegang erat Taurat
dan menganggap talmud
dan Zionisme sebagai
pengkhianatan terhadap
Taurat Musa. Komunitas
ini seringkali melakukan
aksi unjuk rasa
menentang kebiadaban
tentara Israel bersama-
sama dengan berbagai
elemen kemanusiaan
yang tersebar di berbagai
belahan dunia. Untuk
lebih memahami gerakan
Yahudi Neturei Karta,
bisa kita lihat di situs
resmi mereka
( www.nkusa.org) yang
mengklaim sebagai
“ Orthodox Jew United
Against Zionism”.
Juga ada orang-orang
berdarah Yahudi yang
telah meninggalkan
keyakinan Yahudi-nya
dan memeluk Islam,
seperti halnya Margareth
Marcus yang kini dikenal
sebagai Maryam Jamilah
yang tinggal di Amerika
dan menjadi salah satu
penulis garda terdepan
dalam dakwah Islam di
sana
16 September jam 15:02 ·
Suka · Hapus
Tanya Jawab Masalah
Islam Ummat Islam
diharuskan beriman
kepada 4 kitab suci.
Yaitu:
* Kitab Zabur yang
diturunkan kepada Nabi
Dawud (salam kami
kepadamu wahai Nabi
Dawud).
* Kitab Taurat yang
diturunkan kepada Nabi
Musa (salam kami
kepadamu wahai Nabi
Musa).
* Kitab Injil yang
diturunkan kepada Nabi
Isa (salam kami
kepadamu wahai Nabi
Isa).
* Kitab Al-Qur’an yang
diturunkan kepada Nabi
Muhammad (sholawat
dan salam kami
kepadamu wahai Nabi
Muhammad).
wallohu'alam bisawab

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar