Minggu, 12 Desember 2010

APAKAH SHOLAT 5WAKTU ITU GABUNGAN DARI SHOLAT PARA NABI TERDAHULU.??

TANYA:
Assalamu'alaikum wr. wb, pak ust saya mw
tanya apakah benar sholat 5 waktu itu diambil
dari sholatnya para nabi terdahulu ? ? karena yg
saya dengar sholat subuh itu sholatnya Nabi
adam ??

JAWAB:
waalaikum salam,
wr,wb. Sholat menurut bahasa berarti doa.
Adapun menurut peristilahan, sholat ialah ibadah
tauqifi yang sudah sangat dikenal, dimulai dengan
takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.
Perintah menegakkan sholat tersebar sangat
banyak dalam ayat-ayat Al-Qur ’an. Diantaranya,
Allah berfirman : “Sesungguhnya sholat adalah
kewajiban yang telah ditentukan waktu-waktunya
atas orang-orang yang beriman ”. Sholat
merupakan rukun Islam yang kedua, setelah
syahadat. Ia adalah tiang agama. Nabi saw
bersabda “ Sholat adalah tiang agama.
Barangsiapa menegakkannya maka ia telah
menegakkan agama, dan barangsiapa
meninggalkannya maka ia telah merobohkan
agama ”. Ia juga merupakan benteng terakhir
seorang muslim, karena Islam itu memiliki
simpul-simpul yang akan terurai satu demi satu
dimana yang akan terakhir kali terurai adalah
sholat. Sholat telah disyariatkan sejak awal-awal
munculnya Islam di Makkah. Sejak awal kenabian,
yakni semenjak turunnya QS Al- Muzzammil,
Nabi telah diwajibkan untuk melakukan sholat
malam. Sebelum turunnya perintah sholat lima
waktu, umat Islam di Makkah saat itu hanya
melakukan sholat dua kali dalam sehari, yakni
pada pagi dan petang saja. Setelah peristiwa Isra’
dan Mi’raj, umat Islam diwajibkan untuk
melakukan sholat lima kali dalam sehari. Dan
diantara rahmat Allah kepada umat ini adalah
diberikannya keringanan terhadap jumlah shalat
yang harus dilakukan setiap muslim mulai dari
lima puluh kali hingga akhirnya menjadi lima kali.
Musa as mengkhawatirkan bahwa shalat yang
lima puluh kali itu tidak akan sanggup
dilaksanakan oleh umat Muhammad saw,
sebagaimana dikatakan oleh al Qurthubi bahwa
hikmah dari pengkhususan Musa dengan
meminta Nabi Muhammad saw kembali ke
Tuhannya dalam perintah shalat memungkinkan
bahwa umat Musa pernah dibebankan dengan
beberapa shalat yang tidak dibebankan kepada
umat-umat sebelumnya dan hal itu cukup
memberatkan mereka. jadi umat terdahulu shalat
caranya bagaimana kami belum menemukan dalil
yang yang kuat.wallohu'alam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar